Panas..banjir…tanah longsor.. Kata itu sering banget terdengar di telinga kita.. Tau gak sih?? Kejadian itu semua, merupakan hasil perbuatan tangan kita sendiri. Manusia gak boleh menyalakan alam karena bencana tersebut.
Bumi tercipta dengan keseimbangan alam di dalamnya. Jika keseimbangan itu tetap terjaga, maka bencana-bencana alam tersebut tidak akan terjadi. Tapi manusia merusak itu semua dengan seenaknya. Seandainya saja ada sahabat-sahabat bumi yang dapat menolong bumi dari kerusakannya. Nah,sekarang kita harus menjadi salah satu dari sahabat bumi. Jadi bagaimana cara kita menjadi sahabat bagi bumi kita?
Udah banyak sih…, para ahli yang nemuin solusi untuk memecahkan masalah yang kian merajalela ini, sebenarnya sih akar permasalahannya simple-simple aja. Tidak perlu berpikir mengenai hal-hal besar yang dapat kita lakukan untuk bumi. Berpikirlah dari hal yang paling kecil. Contohnya dari membuang sampah pada tempatnya. Banyak orang yang berpikir bahwa sampah yang dia buang hanyalah sampah kecil. Bayangkan… Apa yang akan terjadi jika semua orang berpikiran yang sama.Hal yang sangat mengerikan akan terjadi. Permukaan bumi yang hijau akan tertimbun oleh jutaan sampah.
Kalo hal itu terjadi, julukan “planet biru” untuk planet bumi harus segera diganti namanya jadi “planet sampah”. Sekarang, coba bandingkan, jika setiap orang di bumi menanam satu pohon. Bumi kita ini pasti akan menjadi hijau lagi seperti semula. Ada bermilyar-milyar orang yang tinggal di muka bumi ini, bumi ini telah menyediakan sekitar 1 triliun pohon bagi manusia untuk bisa digunakan. Harusnya manusia tidak keberatan untuk menanam satu pohon bagi bumi.
Tumbuhan merupakan paru-paru bagi bumi. Tanpa tumbuhan, bumi hanyalah seonggok benda mati tanpa terdapat kehidupan di dalamnya. Kenapa??
Tumbuhan menghasilkan gas oksigen yang befungsi bagi pernapasan semua penghuni bumi. Bukan hanya itu, tumbuhan juga berperan sebagai dasar dari semua rantai makanan. Jika tidak ada tumbuhan, maka cepat atau lambat rantai makanan pasti akan terputus juga. Tumbuhan juga berfungsi untuk menyerap gas CO2 dan mengubahnya menjadi gas O2 dalam proses fotosintesis.
Kadar gas CO2 yang berlebih di bumi sangat berbahaya bagi kehidupan bumi. Gas CO2 dapat merusak salah satu lapisan atmosfer bumi, yaitu ozon. CO2 ini dapat merusak ozon karena bila CO2 yang terdapat di atas permukaan bumi tidak habis digunakan oleh tumbuhan untuk berfotosintesis maka gas CO2 akan naik ke atas dan menumpuk di atmosfer. Kemudian akan bereaksi dengan ozon di atmosfer yang menyebabkan lapisan ozon menjadi berlubang. Padahal ozon merupakan bagian yang sangat penting bagi bumi. Ozon mencegah masuknya sinar ultraviolet yang berlebih ke dalam bumi. Kadar sinar ultraviolet di bumi tidak boleh berlebih karena sinar ultraviolet sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kanker.
Tapi perlu diingat lho.. Gas CO2 juga sangat berguna bagi bumi jika jumlahnya dalam batas yang normal. Jika tidak ada gas CO2, bumi akan menjadi planet yang sangat dingin karena panas dari sinar matahari yang masuk pada siang hari akan keluar pada malam hari tanpa ada yang menghalangi. Selain itu, tumbuhan juga memerlukan gas CO2 untuk melakukan proses fotosintesis. Jadi, sebenarnya, gas CO2 merupakan gas yang sangat berguna bagi bumi jika jumlahnya sesuai.
Jadi jika kita mau membantu menyelamatkan bumi, salah satu hal yang dapat kita lakukan adalah kita harus tetap menjaga kadar CO2 di bumi ini agar tetap seimbang antara kebutuhan karbondioksida yang dibutuhkan oleh tumbuhan dengan kadar gas karbondioksida normal di atmosfer sehingga tidak merusak lapisan ozon. Selain itu, hal kecil lain yang dapat kita lakukan untuk menyelamatkan bumi adalah dengan membawa tas belanja sendiri dari rumah. Bila perlu, tas yang kita bawa tersebut adalah tas kertas. Pastinya banyak orang yang bingung mengapa hal ini berguna?
Kita hanya cukup membawa kantung belanja sendiri dari rumah maka kita dapat menjadi sahabat bumi. Kalian tahu gak?? Sebenarnya plastik yang biasanya diberikan di supermarket itu sangat susah diuraikan oleh organisme di dalam tanah sehingga membutuhkan waktu yang lama agar dapat terurai seluruhnya. Selama waktu yang dibutuhkan itu, plastik yang tertimbun di dalam tanah akan menyebabkan polusi tanah dan lama-kelamaan akan dapat merusak bumi kita yang tercinta ini.
Lalu apa dampaknya bagi kehidupan kita?? Secara sekilas hal ini memang tidak berdampak buruk bagi kehidupan manusia. Tapi…
Penebangan pohon dipermukaan bumi sudah melebihi daya regenerasi tumbuhan itu sendiri. Oleh karena itu jumlah pohon di bumi berkurang setiap hari. Padahal tumbuhan memiliki peran penting dalam mencegah banjir.
Tumbuhan dapat menyimpan air di dalam tanah. Hal ini dapat menjaga kelestarian air tanah. Selain itu, hal ini juga dapat mencegah bencana erosi. Permukaan bumi yang ditanami oleh pohon dapat mencegah bencana banjir juga karena air hujan yang turun ke atas permukaan bumi dapat langsung diserap oleh akar tumbuhan. Bukan hanya itu, dengan ditanami dengan tumbuhan, maka akan memperkecil resiko tanah longsor karena ada akar pohon yang menahan tanah tersebut sehingga tidak langsung jatuh ke bawah.
Nah, sekarang giliran kita sebagai kaum muda untuk menjadi sahabat bumi yang dapat menjaga bumi dari kerusakan parahnya. Hal ini dapat dilakukan dengan mengusahakan hal-hal kecil seperti yang diuraikan di atas. Dengan membuang sampah pada tempatnya kita sudah menjadi sahabat yang sangat baik bagi bumi.
Sampah-sampah juga dapat dijadikan sebagai produk daur ulang. Hal ini bukan hanya menjaga kebersihan bumi tapi juga menguntungkan bagi manusia sendiri dari produk hasil daur ulangnya. Sebagai kaum muda, kita juga dapat memasyarakatkan reboisasi. Dengan menanam pohon,kita dapat mengatasi banyak masalah bagi bumi kita yang tercinta ini. Pohon dapat mencegah banjir, erosi, dan tanah longsor. Bukan hanya itu, pohon juga dapat mengurangi polusi udara karena proses fotosintesis yang dilakukannya menghasilkan gas oksigen yang berguna bagi pernapasan banyak makluk hidup di bumi ini.
Menanam pohon yang banyak juga dapat mengatasi global warming. Hal ini karena pohon mengurangi gas CO2 yang menjadi penyebab utama dari global warming.
Sekarang kita sudah tahu betapa pentingnya tumbuhan bagi bumi kita yang tercinta ini. Marilah kita menjadi sahabat bumi dengan melakukan hal terkecil di sekitar kita mulai dari sekarang..
Bumi tercipta dengan keseimbangan alam di dalamnya. Jika keseimbangan itu tetap terjaga, maka bencana-bencana alam tersebut tidak akan terjadi. Tapi manusia merusak itu semua dengan seenaknya. Seandainya saja ada sahabat-sahabat bumi yang dapat menolong bumi dari kerusakannya. Nah,sekarang kita harus menjadi salah satu dari sahabat bumi. Jadi bagaimana cara kita menjadi sahabat bagi bumi kita?
Udah banyak sih…, para ahli yang nemuin solusi untuk memecahkan masalah yang kian merajalela ini, sebenarnya sih akar permasalahannya simple-simple aja. Tidak perlu berpikir mengenai hal-hal besar yang dapat kita lakukan untuk bumi. Berpikirlah dari hal yang paling kecil. Contohnya dari membuang sampah pada tempatnya. Banyak orang yang berpikir bahwa sampah yang dia buang hanyalah sampah kecil. Bayangkan… Apa yang akan terjadi jika semua orang berpikiran yang sama.Hal yang sangat mengerikan akan terjadi. Permukaan bumi yang hijau akan tertimbun oleh jutaan sampah.
Kalo hal itu terjadi, julukan “planet biru” untuk planet bumi harus segera diganti namanya jadi “planet sampah”. Sekarang, coba bandingkan, jika setiap orang di bumi menanam satu pohon. Bumi kita ini pasti akan menjadi hijau lagi seperti semula. Ada bermilyar-milyar orang yang tinggal di muka bumi ini, bumi ini telah menyediakan sekitar 1 triliun pohon bagi manusia untuk bisa digunakan. Harusnya manusia tidak keberatan untuk menanam satu pohon bagi bumi.
Tumbuhan merupakan paru-paru bagi bumi. Tanpa tumbuhan, bumi hanyalah seonggok benda mati tanpa terdapat kehidupan di dalamnya. Kenapa??
Tumbuhan menghasilkan gas oksigen yang befungsi bagi pernapasan semua penghuni bumi. Bukan hanya itu, tumbuhan juga berperan sebagai dasar dari semua rantai makanan. Jika tidak ada tumbuhan, maka cepat atau lambat rantai makanan pasti akan terputus juga. Tumbuhan juga berfungsi untuk menyerap gas CO2 dan mengubahnya menjadi gas O2 dalam proses fotosintesis.
Kadar gas CO2 yang berlebih di bumi sangat berbahaya bagi kehidupan bumi. Gas CO2 dapat merusak salah satu lapisan atmosfer bumi, yaitu ozon. CO2 ini dapat merusak ozon karena bila CO2 yang terdapat di atas permukaan bumi tidak habis digunakan oleh tumbuhan untuk berfotosintesis maka gas CO2 akan naik ke atas dan menumpuk di atmosfer. Kemudian akan bereaksi dengan ozon di atmosfer yang menyebabkan lapisan ozon menjadi berlubang. Padahal ozon merupakan bagian yang sangat penting bagi bumi. Ozon mencegah masuknya sinar ultraviolet yang berlebih ke dalam bumi. Kadar sinar ultraviolet di bumi tidak boleh berlebih karena sinar ultraviolet sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kanker.
Tapi perlu diingat lho.. Gas CO2 juga sangat berguna bagi bumi jika jumlahnya dalam batas yang normal. Jika tidak ada gas CO2, bumi akan menjadi planet yang sangat dingin karena panas dari sinar matahari yang masuk pada siang hari akan keluar pada malam hari tanpa ada yang menghalangi. Selain itu, tumbuhan juga memerlukan gas CO2 untuk melakukan proses fotosintesis. Jadi, sebenarnya, gas CO2 merupakan gas yang sangat berguna bagi bumi jika jumlahnya sesuai.
Jadi jika kita mau membantu menyelamatkan bumi, salah satu hal yang dapat kita lakukan adalah kita harus tetap menjaga kadar CO2 di bumi ini agar tetap seimbang antara kebutuhan karbondioksida yang dibutuhkan oleh tumbuhan dengan kadar gas karbondioksida normal di atmosfer sehingga tidak merusak lapisan ozon. Selain itu, hal kecil lain yang dapat kita lakukan untuk menyelamatkan bumi adalah dengan membawa tas belanja sendiri dari rumah. Bila perlu, tas yang kita bawa tersebut adalah tas kertas. Pastinya banyak orang yang bingung mengapa hal ini berguna?
Kita hanya cukup membawa kantung belanja sendiri dari rumah maka kita dapat menjadi sahabat bumi. Kalian tahu gak?? Sebenarnya plastik yang biasanya diberikan di supermarket itu sangat susah diuraikan oleh organisme di dalam tanah sehingga membutuhkan waktu yang lama agar dapat terurai seluruhnya. Selama waktu yang dibutuhkan itu, plastik yang tertimbun di dalam tanah akan menyebabkan polusi tanah dan lama-kelamaan akan dapat merusak bumi kita yang tercinta ini.
Lalu apa dampaknya bagi kehidupan kita?? Secara sekilas hal ini memang tidak berdampak buruk bagi kehidupan manusia. Tapi…
Penebangan pohon dipermukaan bumi sudah melebihi daya regenerasi tumbuhan itu sendiri. Oleh karena itu jumlah pohon di bumi berkurang setiap hari. Padahal tumbuhan memiliki peran penting dalam mencegah banjir.
Tumbuhan dapat menyimpan air di dalam tanah. Hal ini dapat menjaga kelestarian air tanah. Selain itu, hal ini juga dapat mencegah bencana erosi. Permukaan bumi yang ditanami oleh pohon dapat mencegah bencana banjir juga karena air hujan yang turun ke atas permukaan bumi dapat langsung diserap oleh akar tumbuhan. Bukan hanya itu, dengan ditanami dengan tumbuhan, maka akan memperkecil resiko tanah longsor karena ada akar pohon yang menahan tanah tersebut sehingga tidak langsung jatuh ke bawah.
Nah, sekarang giliran kita sebagai kaum muda untuk menjadi sahabat bumi yang dapat menjaga bumi dari kerusakan parahnya. Hal ini dapat dilakukan dengan mengusahakan hal-hal kecil seperti yang diuraikan di atas. Dengan membuang sampah pada tempatnya kita sudah menjadi sahabat yang sangat baik bagi bumi.
Sampah-sampah juga dapat dijadikan sebagai produk daur ulang. Hal ini bukan hanya menjaga kebersihan bumi tapi juga menguntungkan bagi manusia sendiri dari produk hasil daur ulangnya. Sebagai kaum muda, kita juga dapat memasyarakatkan reboisasi. Dengan menanam pohon,kita dapat mengatasi banyak masalah bagi bumi kita yang tercinta ini. Pohon dapat mencegah banjir, erosi, dan tanah longsor. Bukan hanya itu, pohon juga dapat mengurangi polusi udara karena proses fotosintesis yang dilakukannya menghasilkan gas oksigen yang berguna bagi pernapasan banyak makluk hidup di bumi ini.
Menanam pohon yang banyak juga dapat mengatasi global warming. Hal ini karena pohon mengurangi gas CO2 yang menjadi penyebab utama dari global warming.
Sekarang kita sudah tahu betapa pentingnya tumbuhan bagi bumi kita yang tercinta ini. Marilah kita menjadi sahabat bumi dengan melakukan hal terkecil di sekitar kita mulai dari sekarang..
ado yang kurang ni, blm ada "read more"nya. Buat dunk, biar lebih menarik blognya. he......Klo isinya no comments, lain jalur.he..
BalasHapus